Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Artikel / Apa itu Stunting ?

Apa itu Stunting ?

STUNTING ADALAH KEKURANGAN GIZI PADA BALITA YANG BERLANGSUNG
LAMA, SEJAK KONSEPSI, KEHAMILAN HINGGA USIA 2 TAHUN, DAN MENYEBABKAN
TERHAMBATNYA PERKEMBANGAN OTAK DAN TUMBUH KEMBANG ANAK.

 

GAGAL TUMBUH BISA TERJADI DALAM MASA KANDUNGAN (IUGR=INTRA UTERI
GROWTH RETARDATION) SERTA SAAT LAHIR (BBLR:BERAT BAYI LAHIR RENDAH, KURANG DARI
2,5 KG).

 

BAYI ATAU ANAK YANG STUNTING AKAN TETAP TUMBUH NAMUN GARIS
PERTUMBUHANNYA AKAN TETAP BERADA DI BAWAH BAYI ATAU ANAK DENGAN GIZI BAIK.

 

STUNTING terjadi baik
dikalangan berpendapatan rendah maupun tinggi dan disebabkan oleh kekurangan
gizi dalam waktu yang lama pada periode 1000 hari pertama kehidupannya:

1.      Pola asuh yang tidak sesuai
menyebabkan kurangnya asupan gizi

2.      Pola hidup yang tidakn bersih (BAB
sembarangan) menyebabkan infeksi bakteri/kuman

 

Kondisi ini juga
kemudian diperburuk dengan kenyataan bahwa di Indonesia masih banyak terjadi
perkawinan anak yang menghasilkan kehamilan diusia yang sangat muda, yakni usia
ketika pertumbuhan biologis dan psikologinya belum matang. Hal ini menyebabkan
rendahnay kualitas kehamilan dan rendahnya pola asuh orang tua yang
sesungguhnya secara psikologis masih anak-anak, terhadap bayinya.

 

APA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK MENCEGAH STUNTING

1.      Mendorong Pendewasaan Usia Perkawinan
(PUP), sehingga mencapai usia minimal 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi
pria. Menurut pakar gizi Prof.dr. Fasil Jalal, Dewan Pembina Perhimpunan Dokter
Gizi Medik Indonesia (PDGMI), hal itu bisa mengurangi stunting sekitar 30%.

2.     
Memasukan
kecakapan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana pada kursus calon
pengantin, dan mendorong para calon pengantin untuk mengikuti kursus tersebut
secara lengkap.

3.     
Aktif
menjadi anggota Bina Keluarga Balita (BKB). Kelompok BKB adalah upaya pembinaan
tumbuh kembang anak melalui pola asuh yang benar berdasarkan usia.

4.      Memperhatikan jarak kehamilan
sehingga anak yang dilahirkan mendapat cukup perhatian, gizi dan pola asuh pada
1000 hari kelahiran.

 

 

PERKEMBANGAN

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PERKEMBANGAN ANAK?

Perkembangan adalah proses perubahan
yang teratur dari satu tahap pertumbuhan ke pertumbuhan lain. Artinya
perkembangan mental, termasuk perkembangan kecerdasan, tingkah laku, budi
pekerti, sikap dan lainnya. Dalam pengertian proses tercakup beberapa unsur,
antara lain.

1.     
Perkembangan berlangsung bertahap dan
dalam waktu tertentu

Perkembangan berlangsung bertahap dari kemampuan yang
sederhana menjadi kemampuan yang lebih sulit. Sebelum meningkatkan kepada tahap
berikutnya, anak menjalani proses pematangan terlebih dahulu. Bila saat
kematangan belum tiba, anak jangan dipaksa untuk meningkat pada tahap
berikutnya.

                Contoh  :

Anak mulai
dapat tengkurap, duduk dan selanjutnya dapat berdiri sendiri tanpa dibantu.
Bila anak belum sampai pada saat pematangan dan dia dipaksakan berdiri, maka
anak tersebut mungkin akan menghadapi pertumbuhan kaki tidak wajar. Setelah
dapat berdiri sendiri dia dapat belajar berjalan dan seterusnya.

2.      Perkembangan 5 tahun pertama adalah landasan

Lima tahun pertama merupakan masa perkembangan yang sangat
menentukan bagi perkembangan kepribadian manusia. Periode ini sangat penting,
karena proses perkembangan berjalan sangat cepat dan hasil perkembangan 5 tahun
pertama ini merupakan landasan/dasar yang kokoh bagi perkembangan
kepribadiannya selanjutnya.

3.      Perkembangan mengikuti sejumlah ketentuan

a.      Dipengaruhi faktor bawaan

Contoh:
Anak dilahirkan dengan membawa penyakit asma (bengek). Bila orang tua/keluarga
kurang memperhatikan hal tersebut, anak bisa terhambat perkembangan kemampuan
sosialisasi maupun perkembangan fisiknya.

b.      Dipengaruhi faktor lingkungan

Contoh:
Anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang kurang kasih sayang,
terutama akibat dari hubungan antara ibu-bapak kurang serasi dapat menyebabkan
gangguan dalam proses perkembangan kepribadiaan anak, seperti pemarah, murung
dan sebagainya.

c.       Berjalan bertahap atau bertingkat

Contoh:
Anak mulai belajar berbicara dengan meniru suara, kemudian dengan meniru
prkataan ibu-bapaknya. Akhirnya dapat belajar bicara dengan menggunakan kalimat
sederhana dan akhirnya dapat bercerita.

d.      Setiap anak berkembang menjadi
individu yang unik

Contoh:
Anak berkembang dengan kecepatan sendiri-sendiri sehingga lazim dialami suatu
keluarga. Anak pertama sudah dapat berjalan pada umur 1 tahun, sedangkan
adiknya pada umur yang sama baru belajar berdiri.

PERTUMBUHAN

Apa yang dimaksud dengan Pertumbuhan
Anak?

 

Pertumbuhan ialah perubahan ukuran dan bentuk tubuh atau
anggota tubuh, yaitu bertambahnya berat badan, bertambahnya tinggi badan,
bertambahnya lingkaran kepala, tumbuh dan tanggalnya gigi susu dan gigi tetap,
dan peruban tubuh lainnya.

Contoh:

-         
Berat

Berat bayi dalam kandungan 6 bulan biayasanya 650 gram. Pada
waktu lahir menjadi 3000 gram, pada umur 1 tahun bertambah menjadi 10 kg dan
waktu dewasa mencapai 53 kg.

-         
Tinggi

Panjang bayi waktu dalam kandungan 6 bulan kira-kira 30 cm.
Waktu dilahirkan panjangnya 48cm. Pada usia 1 tahun menjadi 75 cm. Saat dewasa
tingginya menjadi 160 cm.

1.      Cara Menilai Pertumbuhan Anak

Penilaian terhadap pertumbuhan seorang anak sebaiknya
dilakukan secara keseluruhan. Secara umum, Anda cukup melakukannya dengan
menilai pertambahan berat badan saja.

Orang tua menilai pertmbuhan anak secara keseluruhan dengan
beberapa cara, antara lain:

a.      Mengukur tinggi atau panjang badan

Bertambahnya
panjang badan bayi dalam kandungan terutama terjadi waktu kehamilan 6-7 bulan.
Pada waktu lahir, panjang badan bayi kira-kira 48cm. Pada taun pertama
pamjamgnya bertambah dengan cepat. Setelah itu, pertumbuhan ini berlangsung
lebuh pelan. Waktu anak berumur 1 tahun panjangnya kira-kira 71-72 cm. Pada
umur 4 tahun menjadi 2 kali panjang waktu lahir. Selanjutnya waktu dia berumur
6 tahun panjangnya menjadi 1,5 kali panjang waktu berumur 1 tahun.

b.      Mengukur lingkaran kepala

Lingkaran
kepala bertambah dengan cepat selama 6 bulan pertama. Setelah bayi lahir
pertumbuhannya menjadi lambat sampai anak berumur 2-3 tahun. Selanjutnya
menurun atau hanya bertambah sedikit sekali sampai ia menjadi dewasa.

Pertambahan
ukuran lingkar kepala normal pada bayi cukup bulan adalah 2 cm/bulan selama 3
bulan pertama. Selanjutnya akan melambat.

Cara
mengukur lingkar kepala bayi yaitu lingkarkan meteran kain pada bagian kepala
yang paling besar.Lingkar kepala bayi baru lahir rata-rata adalah 35 cm. Untuk
bayi perempuan umumnya antara 31-38 cm dan bayi laki-laki 32-36 cm.

c.       Memperhatiakan bentuk tubuh

Perhatikan
perubahan bentuk tubuh anak dari bayi sampai dewasa.

d.      Memperhatiakan gigi

Munculnya
gigi susu dan erupsi gigi itu sendiri tidak serentak. Kemunculan dimulai dengan
gigi seri bagian bawah, gigi seri atas, geraham awal, lalu gigi taring. Dan
akhirnya selurung 20 gigi susu muncul. Sementara umur gigi susu tanggal
pun  ada umurnya masing-masing.