Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

IRMA SURYANTI SUKSES KARENA KEPEPET

Berita Terbaru 18 Oktober 2019 08:59:30 WIB Umi Yuliastuti, S.STP, M.Si dibaca 25 kali

color:#363635;border:none windowtext 1.0pt;mso-border-alt:none windowtext 0cm;
padding:0cm;mso-bidi-font-weight:bold">Kebumen – Kepala DInas Sosial
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen menerima
kedatangan Tim Verifikasi Calon Penerima Penghargaan Satya Lencana Kebahaktian
Sosial Tingkat Nasional, Jumat (18/10). Tim ini datang sebagai utusan Menteri 
Sosial Republik Indonesia,  karena Salah Satu Difable Kebumen dinilai
masuk dalam kriteria penilaian.
color:#363635">

 

Tim ini terdiri
dari Kabag Penganugrahan (Bpk. Erwan Hartono, S.M), Kasubbag Dokumentasi dan
Informasi (Ibu Agustristiyanti Chaniago, S.Sos) dan Kasie Restorasi Sosial
(Bpk. Mohamad Azam, S.S, M.Kesos).

Penyambutan
dilakukan di Rumah sekaligus bengkel kerja Ibu Irma Suryanti. Hadir mendampingi
Budi Saptono
 kasie Pemberdayaan dan
Kesetiakawanan Sosial dan Agus Pengusaha pemilik Rumah makan Bale Ungu yang
merupakan sahabat
  Irma.  Dalam kesempatan tersebut berkumpul juga para
siswa pelatihan di Pusat Kerajinan Mutiara milik Irma Suryanti dan pengrajin
kesed karakter dari Banyumas.
  

Kepala DInsos
PPKB Kebumen dr. Budi Satrio, menyampaikan penjelasan bahwa Penghargaan
  Satya Lencana Kebaktian Sosial Tahun 2019
berdasar PP No 35/ 2010 tentang pelaksanaan UU No 20/2009 tentang Gelar, Tanda
Jasa dan Tanda Kehormatan.
color:#222222">Satya Lencana Kebaktian Sosial merupakan tanda kehormatan
tertinggi yang diberikan pemerintah sebagai penghargaan kepada warga negara
Indonesia yang  berjasa terhadap perikemanusiaan dan masalah-masalah
sosial lainnya.
  Kebumen harus berbangga
karena salah satu warga terbaiknya masuk nominasi mendapatkan penghargaan ini.

Irma Suryanti
kepada wartawan mengaku bersyukur dengan kedatangan tim ini. Alhamdulillah Saya
 masuk dalam kriteria orang  yang masuk nominasi akan menerima penghargaan Satya
Lencana Kebaktian Sosial di bidang Enterprener difabel khususnya Handycraft
terbaik se-Indonesia.
  Ini merupakan
bentuk perhatian pemerintah terhadap kaum defable.

Dalam
sambutannya, Irma Suryanti menceritakan awal usahanya karena kepepet.
  Saat melamar kerja  diperusahaan Garment di Semarang dilecehkan
oleh salah satu team recruitment dengan kalimat: “ Wong yang normal saja belum
tentu bisa diterima, apalagi yang defable.
 
Kalo mau itu ambil sampah kain perca di gudang gratis”.  Saat itu Irma tertantang  sehingga 
menyewa truck untuk mengambil sampah kain perca.  Setelah sampah kain perca di rumah menggunung
baru berlatih otodidak membuat kesed karakter.

“saya juga
beberapa kali ditipu orang yang tidak bertanggung jawab, mulai dari ambil
barang tidak bayar, sampai diminta uang untuk mendapatkan penghargaan”, lanjut
Irma
  Dalam pernyataannya  Irma menyampaiakan bahwa murid dafable yang
berlatih gratis di Mutiara handycraft sudah 30 ribuan tersebar diseluruh
Indonesia.

















mso-fareast-font-family:Calibri;mso-fareast-theme-font:minor-latin;mso-bidi-font-family:
"Times New Roman";mso-bidi-theme-font:minor-bidi;color:#363635;mso-ansi-language:
EN-US;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:AR-SA">Tim melakukan
pengecekan langsung dan mewawancarai beberapa orang yang hadir,
  serta mencocokkan beberapa kriteria yang
dimiliki.

Selaku ketua team Bpk. Erwan Hartono, S.M dalam
sambutan penutupnya menyatakan kekagumannya terhadap perjuangan  
Irma. 
Kami sudah melakukan cek lapangan, memeriksa dokumen  dan mewawancara, dan hasilnya memang sesuai
dengan apa yang disampaikan, dan ikut berdoa agar Irma menang dan mendapat
perhargaan Satya lencana.